HARIANEXPRESS, BALI – PRISM sebagai perusahaan induk OYO memperluas jaringan akomodasi ke Nusa Penida, Bali, dengan mengelola 11 properti. Jumat (18/9/2026)
Ekspansi tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat ekosistem hospitality di kawasan wisata yang menunjukkan perkembangan pesat.
Kehadiran jaringan akomodasi ini juga diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Perkembangan kawasan tersebut didorong oleh tingginya arus kunjungan wisatawan yang membuka peluang peningkatan lama tinggal.
Berdasarkan Rencana Pengembangan Pariwisata Nusa Penida 2025–2029, Pemerintah Kabupaten Klungkung menetapkan target rata-rata lama tinggal wisatawan mencapai tiga hari pada 2026.
Pemerintah daerah turut membidik tingkat okupansi akomodasi agar bisa mencapai 40,86%. Arah pengembangan ini ditujukan agar destinasi tersebut tidak hanya mengandalkan kunjungan singkat, melainkan mendorong wisatawan untuk mengeksplorasi kawasan lebih mendalam.








